Mozilla Firefox
Kelebihan:
- Add-ons yang sangat banyak tersedia secara gratis.
- Cocok untuk situs-situs multimedia seperti youtube.
- Keamanan yang terus terjaga walaupun tak menutup kemungkinan masih ada celah yang ditemukan.
- Update yang terintegrasi
Kekurangan:
- Start up yang lumayan lama apalagi jika sudah banyak add-ons yang terinstall
- Jujur saja untuk merender javascript firefox masih kalah cepat dengan Google Chrome, Safari, dan Opera
- Kadang-kadang bisa crash tiba-tiba karena management memory yang kurang baik
Versi
3.6 terbaru yang baru saja rilis sudah diklaim semakin cepat 20% dari
versi sebelumnya dan sudah lebih baik dalam merender javascript (segera
update bagi yang belum). Meskipun belum sepenuhnya bisa menggunakan
seluruh element dan selector HTML 5 dan CSS 3, browser ini sudah
mensupportnya semenjak versi 3.5.
2. Google Chrome
Kelebihan:
- Fitur extensionnya yang sudah mulai banyak walaupun tak sebanyak firefox.
- Startup
yang sangat cepat. Pengalaman saya mencoba menyalakan semua
browser pada Win 7 komputer saya dan hasil yang saya dapati adalah
google chrome yang paling tercepat startup. Firefox paling terakhir
(mungkin terlalu banyaknya add-ons yang saya gunakan
- Management
memori yang terpisah untuk setiap tabnya. Jadi jika ada satu tab
yang crash maka anda tak perlu menutup semua tab dan hanya meng-end
task tab yang crash tersebut. Sangat bertolak belakang dengan
firefox
- Keamanan tinggi terbukti pada ajang Pwn2Own contest, google chrome menjadi browser yang belum berhasil dibobol.
Kekurangan:
- Jika menggunakan versi stable nya maka anda tidak akan merasakan experience dalam menggunakan fitur extensionnya.
- Installer
online sehingga anda harus terhubung dengan internet saat ingin
menginstallnya. Walaupun ada offline installer tapi biasanya sering
mengalami error saat melakukan update engine.
Overall
google chrome bisa anda jadikan sebagai alternatif browser yang handal
mengingat sekarang chrome berada pada peringkat tiga dalam perang
browser terpopuler. Untuk web developer google chrome juga sudah
memiliki extension yang bisa membantu kerja anda walaupun belum sehandal
add-ons firebug dan web developer tools di firefox. Dan saya juga
menyarankan anda jika berniat menggunakan chrome pakailah versi dev
channelnya agar selalu terupdate dengan teknologi dan patch terbarunya.
3. Safari
Kelebihan:
- Membuka halaman situs lebih cepat.
- Bookmark yang menarik seperti tampilan iTunes.
- Fitur iSync yang bisa mensinkronisasi bookmark safari anda dengan safari iPhone anda.
- Tampilan homepage yang atraktif dengan Top Sites dengan animasi Cover Flow.
- Fitur snapback untuk memutar ulang halaman yang sudah dibuka sebelumnya menjadi lebih cepat.
- Memecah tab menjadi window sendiri-sendiri.
Kekurangan:
- Masih terdapat bug dan celah keamanan yang berbahaya, terbukti pada event Pwn2Own contest.
- Versi windows sedikit berbeda dengan versi OS X (ya maklum memang dirancang untuk OS X).
- Memakan
resource memori yang paling besar dan space instalasi yang lebih
besar di banding dengan browser lain (sekali lagi memang dirancang
untuk mesin Apple yang high-end).
4.Opera
Kelebihan:
- Ringan dan cepat.
- Turbo yang cocok untuk koneksi yang tidak terlalu kencang.
- Integrasi email client, IRC chat client, notes, RSS reader milik opera dapat memudahkan aktifitas online anda.
- Komunitas pecinta opera yang selalu setia berkontribusi untuk opera.
- Sinkronisasi bookmark dan personal info lainnya melalui operalink yang juga bisa disinkronkan dengan opera mini pada handphone.
Kekurangan:
- Terkadang opera mengalami lag ketika merender script pada beberapa halaman situs
- Proses
update yang mengharuskan mendownload file masternya, berbeda
dengan Google Chrome yang hanya mengupdate core-nya saja.
Dikutip dari : http://caeyoooo90.blogspot.com/2010/03/perbedaan-mozilla-firefoxgoogle.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar